RSS

Beberapa doa

23 Jun

Sebuah Hadist Rasulullah untuk direnungkan dan untuk dilaksanakan sebagai seorang muslim.

An Abuhurairata :

Lai sa shalaatan atsqala ‘alal munafiqiina minal fajri Wal ‘isyaai walaw ya’ lamuuna maa fihima la ataw humaa walaw habwan.

Dari Abu Hurairah:

Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik, kecuali shalat FAJAR/SUBUH dan shalat ‘ISYA (berjamaah di masjid), dan jika mereka tahu pada dua shalat itu (tentang ganjaran/pahalanya), maka mereka akan melakukannya/medatangi masjid walaupun dengan merangkak.

 

Bacaan sewaktu SUJUD SAJADAH (Ayat Alif Laam Miim Tanzil)

Sajada waj hiya lilladzi khalaqahu wa shaw warahu Wa syaqqa sam ‘ahu bihaulihi wa quw watihi.

Aku sujud kepada Tuhan yang menjadikan diriku, yang telah membuat diriku mampu mendengar dan melihat dengan kekuasaan dan kekuatannya.

 

DOA WAKTU BERTA’ZIAH

1. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘aafii wa’ fu ‘anhu.

Ya Allah! Ampunilah segala dosanya dan beri rahmatlah dia, sejahterakanlah dia dalam kuburnya, dan maafkan semua kesalahannya.

2. Allahummaj ‘al qabrahu raudhatan min riaadhil jannah walaa taj’al qabrahu hafratan min hafarinnaar.

Ya Allah! Jadikanlah kuburnya bagaikan taman syurga baginya, dan jangan Engkau jadikan seperti lobang neraka.

 

= DO’A UNTUK PENGANTEN =

ALLOHUMMA BAARIK LIHAADZAL’AQDILMAIMUUN – WAJ’AL IJTIMAA’UHUMAA ‘ALAA HUSHUULI KHAIRIN YAKUUN – WA ALLIF BAINAHUMALHABBATA WALWADAAD.

Ya Allah! Kami bermohon kehadiratMu kiranya akad perkawinan yang mulia ini Engkau beri berkah. Jadikanlah perjodohan keduanya beroleh kebaikan. Dan jadikannlah keduanya saling cinta mencintai.

 

ALLOHUMMA ALLIF BAINAHUMAA KAMA ALLAFTA BAINA AADAM WA HAWAA’ – WAKAMA ALLAFTA BAINA MUUSA WA HARUUN – WA KAMA ALLAFTA YUUSUFA WA ZULAIKHA -WA KAMA ALLAFTA BAINAN NABIYYA S.A.W WA KHODIJATALKUBRO.

Ya Allah! Jadikanlah diantara keduanya rukun dan damai sebagaimana telah Engkau rukun damaikan diantara Nabi Adam dan Hawa. Dan sebagaimana Engkau rukun damaikan antara Nabi Musa dan Harun. Begitu juga seperti yang telah Engkau jodohkan antara Nabi Yusuf dengan Zulaikha. Dan juga seperti yang Engkau berkahi antara Nabi Muhammad saw dengan Khadijah yang agung.

 

= DOA AQIQAH DAN MEMBERI NAMA ANAK =

Allahummaj ‘alna haadzal ismi mubaarakal lahu fiiman khafaka wattaqaka, waj ‘allahu bil waalidaini ihssaana.

Ya Allah! Jadikanlah nama ini memberi berkah baginya, menjadi anak yang taqwa kepada Allah dan berbakti kepada ibu bapanya.

Allahumma thawwil ‘umurahu fii thaa ‘atika shahhih ajsaadahu, Allahummaj ‘Alahu za ‘iiman fi kabirihi, wa tsabbit imaanahu ‘alaa balaa ik.

Ya Allah! Panjangkanlah umurnya dalam mentaati agama Engkau, sehatkanlah tubuhnya. Jadikanlah dia sebagai pimpinan setelah dewasa, dan tetapkanlah imannya menghadapi cobban dunia dan akhirat.

 

Perhatian : berdoa untuk PENGANTEN – TA’ZIAH – dan ‘AQIQAH mulai dengan TAHMID dan SHALAWAT

 

Keterangan :

Zikir zikir yang disebutkan diatas berdasarkan hadits Rasulullah saw dikutip dari kitab SUBULUSSALAM dan FIQHUSSUNNAH.

 

DO’A HAJI/HAJJAH KEMBALI DARI MELAKSANAKAN IBADAH HAJI (WAKTU MEMASUKI

RUMAH MASING MASING)

====================================

Assalamu ‘alaikum warahmatullai wabarakatuh.

Marilah kita berdoa ke hadirat Allah, mohon limpahan rahmat dan karunia dari padaNya dengan penuh perhatian:

Bismillahiraahmaanirrahiim. Alahamdulillahi rabbil ‘aalamin Washshalaatu wassalaamu ‘ala asyrafil ambiyai wal mursaliin Wa ‘ala aalihi washahbihi ajma’iin.

Ya Allah ya Rahman, kami yg hadir ini adalah hamba-hambamu yg lemah, mudah terpengaruh dan tergoda, karena itulah kami sering tersalah, terlupa dan melanggar larangan – laranganmu, kami mohon kehadiratamu kiranya engkau memaafkan kesalahan – kesalahan kami dan mengampunkan dosa – dosa kami. Amin ya rabbal ‘aalamin.

Ya Allah ya Rakhim, ampunilah dosa-dosa ibu bapak kami, sayangilah keduanya sbgmana mereka menyayangi kami ketika kecil dahulu. Ya Allah yang maha pemurah lagi penyayang, ampunilah dosa – dosa istri dan anak – anak kami, jadikanlah mereka menjadi anak – anak yang saleh/salehah dan patuh mengamalkan agamanya. Amin ya Rabbal ‘aalaminn.

Ya Allah ya Tuhan seru sekalian alam, ampunilah dosa – dosa famili kami, dosa – dosa sahabat dan kenalan kami, dosa – dosa orang – orang yang membimbing dan mengajar kami, ampunilah dosa – dosa kami yang hadir disini semua. Amin ya rabbal ‘aalamin.

Ya Allah pencipta kami dan pencipta alam raya ini, kami mohonkan curahan kurniamu kepada teman, sanak saudara kami yang belum menunaikan ibadah haji, kiranya Engkau mudahkan jalan bagi mereka untuk mengunjungi Baitullah untuk menunaikan ibadah haji ditahun mendatang. Amin ya rabbal ‘aalamin.

Rabbana aatina fiddun ya hasanah, wafil aakhirati hasanah wa qinaa azaabannaar. Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashiifuuna wa salaamu ‘alal mursaliina wal hamdulillahi rabbil ‘alamin. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

 

SHOLAT JENAZAH:

Syarat-syarat sholat jenazah :

Sholat jenazah sama halnya dengan sholat yang lain, yaitu harus menutup ‘aurat, suci dari hadas besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap Qiblat. Jenazah sudah dimandikan dan dikafani. Letak jenazah sebelah Qiblat orang yang menyolatinya, kecuali kalau sholat dilakukan diatas kubur atau sholat ghaib.

Rukun dan cara mengerjakan sholat jenazah :

Sholat jenazah tidak dengan rukuk’ dan sujud serta tidak dengan adzan dan iqamat, dan caranya sebagai berikut :

Setelah berdiri sebagaimana mestinya akan mengerjakan sholat, maka ; Niat, menyengaja melakukan sholat atas jenazah dengan empat takbir, menghadap qiblat karena Allah. Lafaz niatnya untuk jenazah laki-laki :

USHALLII ‘ALAA HAADZAL MAYYITI ARBA’A TAKBIIRAATIN FARDLAL KIFAAYATI (MA’MUUMAN/IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA. ALLAHU AKBAR.

“Aku niat sholat atas mayit ini empat takbir fardhu kifayah karena Allah. Allahu Akbar”.

 

Untuk jenazah perempuan:

USHALLII ‘ALAA HAADHIZIL MAYYITATI ARBA’A TAKBIIRAATIN FARDLAL KIFAAYATI (MA’MUUMAN/IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA. ALLAHU AKBAR.

Setelah tabiratul ihram, yakni setelah mengucapkan “ALLAHU AKBAR”

bersamaan dengan niat, sambil meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri diatas perut (sedakep), kemudian membaca Fatihah (tidak membaca surat yang lain). Setelah membaca Fatihah terus takbir membaca “ALLAAHU AKBAR”

Setelah takbir kedua, terus membaca shalawat atas nabi:    

ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN.

“Ya Allah, berilah shalawat atas Nabi Muhammad”

Lebih sempurna bacalah shalawat sbb:

ALLAAHUMMA SHALLI’ALLA MUHAMMADIN WA ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA IBRAAHIIMA WA’ALAA AALI IBRAAHIIMA WABAARIK ‘ALAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ‘ALAA IBRAAHIMA WA’ALAA AALI IBRAAHIIMA FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUM MAJIIDUN.

“Ya Allah, berilah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarganya, sebagaimana Tuhan pernah memberi rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad dan para keluarganya, sebagaimana Tuhan pernah memberikan berkah kepada Nabi Ibrahim dan para keluarganya. Diseluruh alam ini Tuhanlah yang terpuji Yang Maha Mulia”.

Setelah takbir yang ketiga, kemudian membaca doa sekurang kurangnya sbb.:

ALLAAHUMMAGHFIR LAHUU WARHAMHU WA’AAFIHI WA’FU ‘ANHU

“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahter dan maafkanlah dia”

Lebih sempurna membaca do’a sbb. :

ALLAAHUMMAGHFIR LAHU (LAHAA) WARHAMHU (HA) WA’AAFIHI (HA) WA’FU ‘ANHU (HA) WAKRIM NUZUULAHU (HA) WAWASSI’ MADKHALALU (HA) WAGHSILHU (HA) BIL MAA-I WATS TSALJI WALBARADI WANAQQIHI (HA) MINASL KHAATAAYAA KAMAA YUNAQQATS TSABUL ABYADLU MINAD DANASI WABDILHU (HA) DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHII UJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI (HA) WAQIHI (HA) FIT-NATAL QABRI WA’ADZAABAN NAARI.

“Ya Allah, ampunilah dia dan kasihanilah dia, sejahterakan ia dan ampunilah dosa dan kesalahannya, hormatilah kedatangannya, dan luaskanlah tempat tinggalnya, bersihkanlah dia dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah ia dari segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih dari segala kotoran, dan gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik dari pada ahli keluarganya yang dahulu, dan peliharalah (hindarkanlah) ia dari siksa kubur, dan adzab api neraka”.

Keterangan : Jika mayit perempuan lafazh LAHU menjadi LAHAA dan seterusnya.

Jika mayit anak anak doanya sbb. :

ALLAAHUMMAJ’ALHU FARATHAN LI-ABAWAIHI WA-SALAFAN WADZUKHRAN WA’IZHATAN WA’TIBAARAN WASYAFII’AN WATSAQQIL BIHI MAWAAZIINAHUMAA WAFRIGHISHSHABRA ‘ALAA QULUUBIHIMAA WALAA TAFTINHUMAA BA’DAHU WALAA TAHRIMNAA AJ-RAHU.

“Ya Allah, jadikanlah ia sebagai simpanan pendahuluan bagi ayah bundanya dan sebagai titipan, kebajikan yang didahulukan, dan menjadi pengajaran ibadat serta syafa’at bagi orang tuanya. Dan beratkanlah timbangan ibu bapanya. Dan janganlah menjadikan fitnah bagi ayah bundanya sepeninggalnya, dan janganlah Tuhan menghalangi pahala kepada dua orang tuanya”

Selesai takbir ke empat, membaca doa sbb.:

ALLAAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRAHU WALAA TAFTINNAA BA’DAHU WAGHFIR LANAA WALAHU.

” Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami (janganlah engkau meluputkan kami akan pahalanya), dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia”

Lebih sempurna dan lengkap membaca doa sbb.:

ALLAAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRAHU WALAA TAFTINNAA BA’DAHU WAGHFIR LANAA WALAHUWALI IKHWAANINAL LADZIINA SABAQUUNA GHILLAN LILLADZIINA AAMANUU RABBANAA INNAKA RA’UUFUR RAHIIMUN.

“Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami, dan jangalah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia, dan bagi saudara – saudara kita yang mendahului kita dengan iman, dan janganlah Engkau menjadikan unek – unek/gelisah dalam hati kami dan bagi orang – orang yang beriman. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Kemudian (selesai) memberi salam sambil memalingkan muka ke kanan dan ke kiri dengan ucapan sbb:

ASSALAAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.

” Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kami sekalian”.

 

DOA MASUK MASJID:

Allahummaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaha rahmatika.

Ya Allah ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, bukakanlah pintu-pintu rahmat dan restuMu.

 

DOA KELUAR MASJID:

Allahummaghfirlii dzunubii waftahlii abwaaba fadlika. Allahumma ‘shimnii min asysyaithaanirrajiimi.

Ya Allah ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu kemurahanMu. Ya Allah kami mohon berlindung dari syaitan yg terkutuk.

 

DOA MASUK MASJIDIL HARAM

Allahumma antassalamu wa minkassalamu wa ilaika ya’udussalamu fahayyina rabbana bissalami wa adkhilnal jannata darassalami tabarakta rabbana wa ta’alaita ya zal jalali wal ikram. Allahummaftah li abwaba rahmatik. Bismillahi wal hamdu lillahi wassalatu wassalamu ‘ala rasulillah.

Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dariMulah datangnya keselamatan dan kepadaMulah kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera dan masukkanlah kami ke dalam surga negeri keselamatan. Maha banyak anugerahMu dan maha tinggi Engkau wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rakhmatMu. (Aku masuk masjid ini) dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta salawat dan salam untuk Rasulullah.

 

DOA SETELAH SHALAT SUNAT SEBELUM BEPERGIAN:

Allahumma ilaika tawajjahtu wa bika’tasamtu. Allahummakfini ma hammani wa ma la ahtammu lahu. Allahumma zawwid niyattaqwa waghfir li zanbi.

Ya Allah kepadamu aku menghadap dan denganMu aku berpegang teguh. Ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak saya perlukan. Ya Allah bekalilah aku dengan taqwa dan ampunilah dosaku.

 

DOA KELUAR RUMAH SEBELUM BERANGKAT:

Alhamdu lillahil lazi hadani bil islami wa arsyadani ila ada’i manasiki hajjan bibai tihi wa mu’tamiran bimasya ‘irih. Allahumma salli ‘alan-nabiyyil-ummiyyi wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in. Bismillahi amantu billah. Bismillahi tawajjahtu lillah. Bismillahi tasamtu billah. Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi la haula wala quwwata illa billahil-‘aliyyil-‘azim.

Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumahNya, dan mengerjakan umrah ditempat lambing-lambang keagunganNya. (Masya’ir). Ya Allah berilah salawat atas nabi yang tidak bias baca tulis (ummi) dan atas keluarga dan para sahabat sekalian. Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku hadapkan diriku kepada Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah yang maha luhur maha agung.

ATAU:

Bismillahi amantu billah, tawakkaltu ‘alallah, la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azim.

Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah, aku berserah diri kepada Allah tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan atas pertolonagn Allah yang maha tinggi lagi maha agung.

 

DOA SETELAH DUDUK DIDALAM KENDARAAN:

Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi lagafururrahim. Wama qadarullaha haqqa qadrihi wal ardu jami’an qabdatuhu yaumalqiyamati wassamawatu matwiyyatum biyaminihi subhanahu wa ta’ala amma yusyikun.

Dengan nama Allah diwaktu berangkat dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar maha pengampun lagi maha penyayang. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggamannya pada hari kiamat, dan langit digulung dengan kekuasaannya. Maha suci Allah dan maha tinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.

 

DOA WAKTU KENDARAAN MULAI BERGERAK:

Bismillahirrahmannirrahim. Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Subhanal-lazi sakhkharalana haza wa ma kunna lahu muqrinin. Wainna ila rabbina lamunqalibin. Allahumma inna nas’aluka fi safarina hazal-birra wat-taqwa wa minal-‘amali ma tarda. Allahumma hawwin ‘alaina safarana haza wa atwi ‘anna bu’dah. Allahumma antas-sahibu fis-safari wal-khalifatu fil-ahli. Allahumma inni a’uzu bika min wa’sa’is-safari wa ka’abatil-manzari wa su’il-munqalabi fil-mali wal-ahli wal-walad.

Dengan menyebut nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang, Allah maha besar 3x, maha suci Allah tang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini padahal kami tiada kusa menggerakkannya. Dan sesungguhnya kami pasti kepada Tuhan, kami pasti akan kembali. Ya Allah kami memohon kepadamua dalam perjalanan kami ini kebaikkan dan taqwa serta amal perbuatan yang Kau ridhai

 

DOA KETIKA TIBA DITEMPAT TUJUAN:

Allahumma ini as’aluka khairaha wa khaira ahliha wa khaira ma fiha, wa a’uzu bika min syarriha wa syarri ahliha wa syarri ma fiha.

Ya Allah saya mohon padaMu kebaikkan negeri ini dan kebaikkan penduduknya serta kebaikkan yang ada didalamnya. Dan saya berlindung padaMu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya. Serta kejahatan yang ada didalamnya.

 

DOA TIBA DIRUMAH/KAMPUNG HALAMAN:

Alhamdulillahillazi nasaranibiqada’I nusuki,Wa hafazani min wa’sa’issafari hatta a’uda ila ahli. Allahuma barik fi hayati ba’dalhajji waj’alni minassalihin.

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pertolongan kepadaku dengan melaksanakan ibadah haji dan telah menjaga diriku dari kesulitan bepergian sehingga aku dapat kembali lagi kepada keluargaku.

 

DOA KETIKA BERKUMPUL BERSAMA SANAK SAUDARA:

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahilazi la yamutu wa la yafutu abada. Nahmadukallahhumma bimanasikina ada’a, wa bisunnati nabiyyika ittiba’a, tauban, tauban, tauban lirrabina auban, la yuga diru hauba. Allahummaghfirlana wa liman istagfarnahu min ahli baitina wa ikhwanina wa jami’il muslimina wal muslimat, ya azizu ya gaffaru birahmatika ya arhamarrahimin.

Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang. Segala puji hanya tertuju kepada Allah yang tidak akan pernah mati dan sirna selamanya. (Sesungguhnaya) kami bertahmid kepadamu ya Allah dengan ibadah manasik (haji) kami yang telah kami selesaikan dan dengan sunnah NabiMu yang telah kami jalani. Kami bertaubat 3x kepada Allah, kami mengharap taubat yang diterima, kami tidak akan mengulangi dosa-dosa lagi. Ya Allah ampunilah kami dan orang-orang yang kami mintakan ampunan kepadaMu dari ahli bait kami, saudara-saudara kami, dan segenap kaum muslimin dan muslimat, wahai Tuhan yang maha gagah dan maha pengampun dengan memohon rahmatMu wahai zat yang maha pengasih.

 

DOA MENGHILANGKAN RASA SAKIT:

Bismillah 3x.

A’uzu bi’izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhazir 7x.

Dengan nama Allah 3x

Aku berlindung kepda kemuliaan Allah dan kekuasaannya dari kejahatan apa yang aku derita dan aku khawatirkan 7x.

 

DZIKIR YANG PALING UTAMA:

Laa ilaaha illallahu wahdah, laa syariikalahu, lahul mulku, a lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir.

 

UCAPAN YANG PALING DICINTAI ALLAH:

Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallahu dan Allahu akbar.

 

DUA KALIMAT RINGAN DILISAN NAMUN BERAT DITIMBANGAN:

Subhanallah wabi hamdihi dan subhanallahil ‘azhiim.

DOA THAWAF SECARA UMUM:

Tasbih.

 

Rabbi adkhilni mudkala sidqin Wa akhrijni mukhraja sidqin. Waj ‘allii min ladunka sultaanan nassiiraa. Aqul jaa alhaqqu wazahaqal baatilu Innal baatila kaana zahuuqaa.

Labbaik, Allaahumma labbaik, labaikka la syarika laka labbaik. Innal-hamda wan-ni’mata laka wal mulk laasyarika lak.

Aku datang memenuhi panggilanMu. Ya Allah aku memenuhi panggilanmu. Tidak ada sekutu bagimu bagimu, ya Allah aku penuhi segala puji dan kebesaran adalah untukMu semata. Segenap kerajaanpun untukMu. Tidak ada sekutu bagimu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 23, 2011 in Sucikan Hati

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s