RSS

Perbanyak Dzikir

03 Feb

Firman Allah swt.

artinya : “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (QS. Al Ahzaab : 41-42)

Hadist

Dari lbnu Abbas r.huma, Rasulullah saw. bersabda, Barangsiapa di antara kalian yang tidak dapat beribadah pada malam hari karena malas, dan tidak menginfakkan hartanya karena kikir; dan tidak berjihad karena takut, maka perbanyaklah dzikrullah.” (Al-Bazzar).

Dengan memperbanyak dzikir, maka kesalahan-kesalahan dalam ibadah akan tertutupi. Dari Anas r.a, Rasulullah saw. bersabda, “Dzikir adalah ciri—ciri keimanan dan akan membebaskan dari sifat nifak, melindungi dari syaitan, dan melindungi dari api neraka.” Sangat banyak keuntungan dzikir terutama dapat menyelamatkan dari penguasaan syaitan, dan dzikir membantu untuk menghalanginya. Disebutkan dalam hadits bahwa syaitan selalu rnenyelubungi hati seseorang, kecuali jika ia berdzikir kepada Allah, maka syaitan akan meninggalkannya dengan rasa hina dan rendah. Dan jika seseorang lalai, maka syaitan akan memasukkan rasa was—was ke dalam dirinya. Oleh sebab itu para ahli sufi berlatih memperbanyak dzikir agar hati tidak merasa was-was. Kekuatan dzikir membuat hati mampu melawannya. Inilah rahasia kekuatan hati para sahabat r.hum., sehingga mereka memperoleh derajat yang tinggi. Itulah keberkahan bersahabat dengan Nabi saw, padahal beliau tidak perlu menekan para sahabat r.hum.

Seiring dengan bertambah jauhnya masa kini dengan zaman Rasulullah saw., maka usaha menguatkan hati sangatlah penting. Dewasa ini, hati manusia telah mencapai suatu derajat kerusakanyang sangat parah, sehingga berbagai usaha penyembuhan tidak dapat menyembuhkan penyakit ini. Seandainya berhasil, keberhasilan itu merupakan keuntungan yang besar. Bahkan menghalangi penyakit agar tidak menjalar pun sudah merupakan suatu usaha yang baik. Diceritakan tentang seorang ahlullah yang berdoa agar Allah swt. membukakan pintu kasyaf baginya, yakni bagaimana syaitan menggoda dan memasukkan rasa was-was ke dalam hati manusia. Maka Allah swt. mengabulkan doanya. Ia dapat melihat ke arah sebelah kiri hatinya ketika syaitan akan memasukkan belalainya. Syaitan itu berbentuk seperti nyamuk yang sedang duduk dengan belalai panjang di mulutnya, bentuknya seperti jarum. Jika ia berdzikir kepada Allah, belalai itu akan segera ditarik ke belakang. Dan jika ia lalai, melalui belalai tersebut, syaitan akan memasukkan rasa was-was dan racun dosa ke dalam hatinya. Sebuah hadits menyebutkan bahwa syaitan selalu duduk sambil meletakkan ujung hidungnya di hati manusia. Jika hati itu berdzikir maka dengan perasaan hina syaitan akan mundur ke belakang. Dan jika hatinya lalai dari dzikrullah, maka hati orang itu akan dijadikan sasaran godaan dan serangannya.

Oleh karena itu, perbanyaklah berdzikir dan basahi lidah ini dengan dzikrullah. Karena sebenarnya kegiatan dzikir ini sangat mudah dilakukan dan sangat besar manfaat dan pahalanya.

Semoga kita diberi kemudahan untuk niat amal dan sampaikan.

Insya Allah

Sumber : fadhilah Amal

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 3, 2012 in Sucikan Hati

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s