RSS

Hidup adalah Mitra, Carilah Mitra yang Bisa Menjadi Pesaing Ibadah

05 Mar

Hidup ini tergantung orang-orang yang ada di sekeliling kita alias siapa mitra dan teman hidup kita. Orang yang tidak memiliki teman atau pesaing maka hidupnya tidak akan tertantang. Pepatah Arab mengatakan, “Seburuk-buruk negeri adalah negeri dimana kita tidak punya teman atau pesaing.”

Kita akan bersemangat mengerjakan sebuah ibadah termasuk shalat, apabila keluarga, tetangga, warga, teman kantor, teman di mushalla yang sekomplek dengan kita adalah orang-orang yang memiliki motivasi dan semangat beribadah tinggi. Secara bertahap, kita akan kecipratan pengaruh positif dengan kebaikan dan keshalehan mereka. Sebaliknya, kita akan menjadi pribadi pemalas, kurang gairah mengerjakan aktivitas ibadah jika mitra hidup adalah orang-orang yang tidak memiliki orientasi akhirat yang terukur, malas beribadah bahkan jauh dari Allah swt. Serajin-rajinnya seseorang, suatu saat, lambat atau cepat ia akan terbawa oleh gaya hidup yang pemalas.

Sebagai ilustrasi sederhana. jika Anda hobi bermain bulutangkis. Lalu bertanding dengan yang memiliki teknik bermain indah serta smash tajam dan akurat, insya Allah sepanjang permainan, Anda akan terus bersemangat, bersaing, berupaya mengimbangi permainannya. Dan, tidak lama setelah itu, Anda juga akan pintar dan mahir seperti dia.

Akan tetapi, jika lawan main Anda biasa-biasa saja, bahkan Anda lebih baik dari dia. Maka, yang jadi, Anda tidak tertantang, skill tidak terasah bahkan cenderung terbawa arus permainan yang melelahkan lagi membosankan.

ltulah kemudian, mengapa Rasulullah menyarankan orang-orang mukmin mencari mitra hidup dari kalangan orang-orang shaleh. Karena, mereka ibarat penjual minyak wangi yang menebarkan aroma minyak wanginya walaupun tidak pada sampai dibeli. Sebaliknya, menghindari mitra hidup dari kalangan orang-orang jahat, karena merekaibarat tukang pandai besi. Tidak membeli pun, cipratan api sungguh sangat mengganggu.

Rasulullah bersabda, “Perumpamaan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah seperti penjual misk (minyak wangi) dengan peniup api (pandai besi). Si penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau membeli minyak itu darinya, atau engkau mendapatkan baunya yang harum. Sedangkan pandai besi, mungkin akan membakar pakaianmu atau kamu mendapati bau yang busuk darinya.” (HR. Al·Bukhari dan Muslim)

Seorang salaf berkata, “Selain nikmat Islam, seseorang tidak diberi nikmat yang lebih baik dari seorang sahabat yang shaleh. Karena itu, jika seorang di antara kalian melihat kasih sayang dari saudaranya, pertahankan.”

Mitra hidup baik adalah sahabat yang bisa memotivasi shalat-shalat agar dikerjakan tepat pada waktunya. Mengingatkan kita ketika mulai menjauh dari Allah, bersahabat dengan kita dalam suka dan duka. Oprah Gail Winfrey, wanita Afrika Amerika pertama yang berhasil daftar miliarder versi majalah Forbes mengatakan, “Banyak orang yang ingin bersamamu ketika berada dalam mobil mewah. Namun, yang kita butuhkan adalah orang yang mau bersamamu ketika mobil itu rusak.”

Wallahu a’lam bish showab.

Semoga kita diberi kepahaman dan kemudahan untuk amal dan sampaikan.

Insya Allah. Semua kebenaran datangnya dari Allah SWT dan kesalahan semata mata karena masih sangat sedikitnya pengetahuan saya pribadi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 5, 2012 in Sucikan Hati

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s