RSS

Janganlah sekali-sekali melalaikan Sholat

08 Mar

Dari Ibnu Abbas r.huma, Rasulullah saw. Bersabda, “Barangsiapa menyatukan dua sholat tanpa udzur, sungguh ia telah memasuki salah satu pintu dari pintu-pintu dosa besar.” (Hakim – At-Targhib)

Ali r.a. berkata, Rasulullah saw. Bersabda,”Jangan melambat-lambatkan tiga hal: (1) Sholat jika telah tiba waktunya, (2) Jenazah jika siap dikuburkan, (3) Seorang gadis jika sudah menemukan jodohnya (cepat dinikahkan).”

Banyak orang yang mengaku sebagai orang yang taat beragama dan berdisiplin dalam menjaga sholat, namun terkadang mereka meng-qodho sholatnya di rumah masing-masing dengan alasan perjalanan, sibuk berdagang, atau bekerja. Padahal, banyak sekali waktu luang mereka. Jika hal itu dilakukan tanpa udzur, berarti mereka telah terjerumus ke dalam dosa besar, walaupun apa yang mereka lakukan hanya sholat tidak pada waktunya. Memang, dosanya tidak seperti dosa meninggalkan sholat, tetapi sholat tidak tepat waktu juga akan dapat menyeretkan pada dosa besar.

Di Hadist lain juga disabdakan sebagai berikut :

Dari naufal bin Mu’awiyah r.a., bahwa Nabi saw. Bersabda, “Barangsiapa terlepas satu sholatnya, seolah-olah ia telah kehilangan seluruh keluarga dan hartanya (Ibnu Hibban, At-Targhib).

Biasanya, sholat terabaikan karena sibuk dengan keluarga atau harta. Nabi saw. Bersabda,”Jika harta telah melalaikan satu sholat saja, maka kita harus bersedih seolah-olah kita telah kehilangan seluruh keluarga dan harta kita, tinggal kita sendiri di dalam rumah kita.” Jadi seberapa banyak kerugian kita jika kehilangan semua itu, sebanyak itu pula kerugian kita bila meninggalkan sholat. Begitu pula sejauh mana kita bersedih jika kehilangan keluarga dan harta kita, sejauh itu pula hendaknya kita bersedih jika kehilangan sholat. Jika ada seseorang yang terpercaya berkata bahwa di jalan itu ada perampok, siapapun yang melewati jalan itu pada tengah malam pasti akan dibunuh dan dirampoknya, maka siapakah yang berani melewati jalan itu pada malam hari?… Jika malam hari begitu menakutkan, siang hari pun orang-orang akan enggan melewat jalan itu. Sedangkan Rasulullah saw. Adalah orang yang sangat terpercaya. Beliau sering memperingatkan kita, tetapi kita sering melalaikannya. Kita sering mengaku sebagai pengikutnya yang setia, namun adakah pengaruh dari sabda beliau yang melekat pada diri kita?..

Wallahu a’lam bish showab.

Semoga kita diberi kepahaman dan kemudahan untuk amal dan sampaikan.

Insya Allah. Semua kebenaran datangnya dari Allah SWT dan kesalahan semata mata karena masih sangat sedikitnya pengetahuan saya pribadi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 8, 2012 in Sucikan Hati

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s