RSS

Menyadari Pentingnya Setiap Detik

15 Mar

Jika orang Barat berkata waktu adalah uang (time is money), lalu bangsa Arab mengibaratkan waktu laksana pedang yang jika tidak ditebas, ia akan menebas. Islam mengajarkan waktu adalah kehidupan.

Menyia-nyiakan waktu berarti menyia-nyiakan kehidupan. Hakikat perjalanan waktu tidak ada yang mulia atau hina, hanya peristiwanya saja yang selalu mengisi waktu dalam keadaan mulia atau hina.

Sumpah Allah dengan keseluruhan waktu menjadi petunjuk atas hal itu. Dalam Al-Qur`an Allah bersumpah dengan waktu Fajar, Subuh, Dhuha, Siang, Ashar dan Malam. Di samping untuk menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya, sumpah Allah dengan waktu merupakan isyarat agar manusia mempergunakan waktu yang dimiliki secara optimal.

Waktu terus berjalan, dan tak akan pemah kembali lagi. Seorang ahli bijak, Bill Keane mengatakan, “Waktu cuma ada tiga; Kemarin, esok dan hari ini”. Kemarin adalah masa lalu yang sudah menjadi sejarah, dan esok adalah masa depan yang masih tanda tanya, sementara hari ini adalah hadiah, karena itu disebut ‘present’.”

Hari-hari yang dilalui seorang muslim tanpa shalat, menjadi sejarah kelam tanpa berarti apa-apa, hari-harinya lewat begitu saja tanpa peristiwa mulia dalam hidupnya. Meninggalkan jejaknya tanpa mencetak sejarah yang memuliakan namanya. Padahal, begitu cepatnya waktu berlalu. Perasaan kita; baru saja kita berada di hari jum’at, kini sudah dihampiri lagi oleh jum’at berikutnya dan begitu selanjutnya, padahal amal tidak bertambah.

Ibnu Mas’ud suatu ketika berkata, “Tidak ada yang lebih aku sesali daripada penyesalanku terhadap hari ketika matahari tenggelam sementara umurku berkurang, tapi amalku tidak bertambah.”

Coba kita mencoba belajar memahami setiap detik perjalanan waktu dengan cara-cara berikut ini:

  1. Untuk meresapi makna setahun, tanyakan kepada seorang siswa yang gagal dalam ujian nasionalnya, pasti ia akan rnenyesal karena harus menunggu setahun lagi.
  2. Untuk memahami makna sebulan, tanyakan kepada seorang ibu yang melahirkan secara premature, pasti ia merasa sedih karena buah hatinya lahir tidak sempuma, seandainya ia diberikan waktu menunggu sebulan lagi, ia pasti siap menunggu demi kesehatan buah hatinya.
  3. Untuk memahami makna sepekan, tanyakan kepada seorang editor majalah mingguan, ia pasti bekerja keras selama sepekan untuk mengejar deadline berita
  4. Untuk memahami makna sehari, tanyakan kepada pekerja harian, ia akan merugi apabila sehari tidak bekerja, karena gajinya berdasarkan perhitungan harian. Sehari tidak bekerja, itu artinya ia tidak memperoleh upah sedikit pun.
  5. Untuk memahami makna sejam, tanyakan kepada seorang gadis yang menunggu kekasihnya. Sejam baginya terlalu berarti, ia akan diterpa kegelisahan apabila pada durasi waktu yang seperti itu belum bertemu dengan sang kekasih.
  6. Untuk memahami makna semenit, tanyakan kepada seorang penumpang yang ketinggalan kereta api, ia pasti akan menyesal apabila tertinggal satu menit, karena harus menunggu kereta berikutnya, dan itu akan sangat berpengaruh pada jadwal perjalanan-perjalanan selanjutnya sebelum ia tiba ke rumahnya.
  7. Untuk memahami makna satu detik, tanyakan kepada seorang yang selamat dari kecelakaan; pesawat, mobil atau motor, dll, seandainya dalam hitungan detik ia bisa menghindar mungkin ia tidak celaka.
  8. Untuk memahami mili detik, tanyakan kepada para atlit lari dan lomba-lomba balap motor, seperti Valentino Rossi, Sebastian Vettel dsb, mereka menyentuh garis finish berdasarkan dalam hitungan mili detik.

Bagi seorang muslim waktu bukan saja sebagai time to making money (mencari uang) tapi juga ibadah. Di sinilah rahasianya, kenapa dalam beberapa ayat Al-Qur`an, Allah seringkali bersumpah dcngan nama waktu, (Wal Fajr -Demi waktu Fajar, walail -Demi wuktu Malam, wal ashr —Demi Masa-, dan selanjutnya). Sebagian ahli tafsir menjelaskan itu untuk menandakan bahwa waktu itu terlalu penting dan mulia di sisi Allah. Karena itu, Are you ready to be responsible to Allah, how you use every milli-second of your time?

Wallahu a’lam bish showab.

Semoga kita diberi kepahaman dan kemudahan untuk amal dan sampaikan.

Insya Allah. Semua kebenaran datangnya dari Allah SWT dan kesalahan semata mata karena masih sangat sedikitnya pengetahuan saya pribadi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2012 in Sucikan Hati

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s